Home / Media Network

Jumat, 2 Oktober 2026 - 23:39 WIB

KPK Periksa Aspri Ridwan Kamil soal Aliran Dana Bank BJB : Berita Sindikasi

IMG 3944

JAKARTA, 2 Oktober 2026 – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memanggil mantan asisten pribadi (aspri) Gubernur Jawa Barat periode 2018-2023 Ridwan Kamil, Randy Kusumaatmadja, sebagai saksi kasus dugaan korupsi pengadaan iklan Bank BJB. Pemeriksaan dilakukan untuk mendalami dugaan keluar-masuk serta pengelolaan uang dalam perkara tersebut.

KPK Dalami Aliran Uang Bank BJB

Juru Bicara KPK Budi Prasetyo mengatakan penyidik memiliki alasan khusus memanggil Randy dalam pemeriksaan pada 30 September 2026. Penyidik menduga mantan aspri Ridwan Kamil tersebut mengetahui aktivitas keluar-masuk uang yang berkaitan dengan perkara Bank BJB.

Baca juga: Korban KM Virgo Danang Teridentifikasi Lewat Tato Nama Istri : Berita Sindikasi

Menurut Budi, keterangan Randy dibutuhkan untuk mengungkap aliran serta pengelolaan uang yang diterima dalam perkara dugaan korupsi pengadaan iklan PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten atau Bank BJB tahun anggaran 2021-2023.

“Penyidik berkeyakinan bahwa saksi-saksi yang dilakukan pemanggilan, termasuk aspri dari Gubernur Jawa Barat RK (Ridwan Kamil), ini diduga mengetahui terkait dengan keluar masuknya uang dan pengelolaan uang-uang yang diterima,” kata Budi.

Berita terkait: Rupiah Menguat ke Rp17.882, Ekspektasi Suku Bunga The Fed Turun : Berita Sindikasi

Randy Diduga Mengetahui Keluar Masuk Uang

Budi menjelaskan penyidik menduga Randy mengetahui aktivitas keluar-masuk uang yang berkaitan dengan kasus tersebut. Karena itu, keterangannya dinilai penting dalam proses penyidikan.

“Dengan demikian, keterangannya sangat dibutuhkan karena bisa menjadi hub (perantara), dan placement (penempatan) uang masuk,” ujar Budi.

Istilah tersebut digunakan penyidik dalam konteks pendalaman aliran dan penempatan uang yang diduga berkaitan dengan perkara pengadaan iklan Bank BJB.

KPK Dalami Aktivitas Ridwan Kamil

Pemanggilan Randy juga berkaitan dengan pendalaman aktivitas Ridwan Kamil selama menjabat sebagai Gubernur Jawa Barat. KPK ingin mengetahui sumber pembiayaan berbagai aktivitas yang dilakukan selama periode tersebut.

Budi menyebut penyidik mendalami apakah seluruh aktivitas tersebut menggunakan anggaran yang berasal dari APBD atau terdapat sumber dana lain yang disebut sebagai dana taktis.

“Apakah full (seluruhnya) menggunakan anggaran dari APBD? Apakah kemudian ada juga dana-dana taktis yang digunakan? Nah dana-dana taktis ini sumbernya dari mana? Peruntukannya untuk apa saja dan siapa saja? Semuanya didalami,” kata Budi.

Pendalaman tersebut dilakukan penyidik melalui pemeriksaan sejumlah saksi yang dinilai mengetahui aktivitas maupun aliran dana terkait perkara Bank BJB.

Lima Tersangka Kasus Bank BJB

KPK sebelumnya mengumumkan penetapan lima tersangka dalam kasus dugaan korupsi pengadaan iklan Bank BJB tahun anggaran 2021-2023 pada 13 Maret 2025.

Kelima tersangka tersebut yakni Direktur Utama Bank BJB periode 2019-2025 Yuddy Renaldi dan Kepala Divisi Sekretariat Perusahaan Bank BJB periode 2020-2024 Widi Hartoto.

Tiga tersangka lainnya berasal dari sejumlah perusahaan periklanan. Mereka adalah Ikin Asikin Dulmanan dari PT Cakrawala Kreasi Mandiri dan PT Antedja Muliatama, Suhendrik dari PT Wahana Semesta Bandung Ekspres dan BSC Advertising, serta Elang Sophan Jaya Kusuma dari PT Cipta Karya Sukses Bersama dan PT Cipta Karya Mandiri Bersama.

Kerugian Negara Diperkirakan Rp223,6 Miliar

Dalam penyidikan perkara tersebut, KPK memperkirakan dugaan korupsi yang melibatkan enam agensi periklanan menyebabkan kerugian negara sekitar Rp223,6 miliar.

Kasus tersebut berkaitan dengan dugaan korupsi dalam pengadaan iklan PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten untuk tahun anggaran 2021-2023.

Rumah Ridwan Kamil Pernah Digeledah KPK

Dalam rangkaian penyidikan kasus tersebut, KPK sebelumnya menggeledah rumah Ridwan Kamil pada 10 Maret 2025. Dari penggeledahan itu, penyidik menyita sejumlah barang, termasuk sepeda motor dan mobil.

Ridwan Kamil kemudian memenuhi panggilan KPK untuk diperiksa sebagai saksi pada 2 Desember 2025.

Perkembangan penyidikan berlanjut pada 10 Agustus 2026. Saat itu, KPK menahan Widi Hartoto, Ikin Asikin Dulmanan, Suhendrik, dan Elang Sophan Jaya Kusuma.

Sementara itu, Yuddy Renaldi belum ditahan pada saat tersebut karena sedang dalam kondisi sakit. Penyidikan kasus dugaan korupsi pengadaan iklan Bank BJB masih berlanjut, termasuk melalui pemeriksaan terhadap saksi-saksi yang dinilai mengetahui aliran dan pengelolaan dana.

Penulis : Amanda

Artikel dengan judul : KPK Periksa Aspri Ridwan Kamil soal Aliran Dana Bank BJB
Pertama Terbit di : PULBAKET | Berita – Investigasi – CEPAT – TEPAT- AKURAT : Media Informasi Kajian Data Investigasi Yang Berimbang Objektif Profesional dan Independen

  SUMBER ARTIKEL ASLI DISINI SELENGKAPNYA –> Read More 

Simak juga: Danantara Dahulukan Merger 4 BUMN Karya, WIKA-Waskita Menyusul : Berita Sindikasi

Share :

Baca Juga

KPK Geledah Rumah Lampri, Temukan Petunjuk Aliran Uang : Berita Sindikasi

Media Network

KPK Geledah Rumah Lampri, Temukan Petunjuk Aliran Uang : Berita Sindikasi
Gempa M4,9 Kembali Guncang Flores, Tidak Berpotensi Tsunami : Berita Sindikasi

Media Network

Gempa M4,9 Kembali Guncang Flores, Tidak Berpotensi Tsunami : Berita Sindikasi
Sijago Merah Lalap Rumah di Selaawi, Polisi: Diduga Kompor Lupa Dimatikan : Berita Sindikasi

Media Network

Sijago Merah Lalap Rumah di Selaawi, Polisi: Diduga Kompor Lupa Dimatikan : Berita Sindikasi
Pelantikan kepala Desa (PAW) Supriatna Resmi Pimpin Desa Lembang Kecamatan Leles Garut : Berita Sindikasi

Media Network

Pelantikan kepala Desa (PAW) Supriatna Resmi Pimpin Desa Lembang Kecamatan Leles Garut : Berita Sindikasi
BNN dan TNI Perkuat Sinergi Cegah Peredaran Narkotika : Berita Sindikasi

Media Network

BNN dan TNI Perkuat Sinergi Cegah Peredaran Narkotika : Berita Sindikasi
Ciptakan Kenyamanan, Polsek Bungbulang Tertibkan 15 Knalpot Tidak Sesuai Spesifikasi : Berita Sindikasi

Media Network

Ciptakan Kenyamanan, Polsek Bungbulang Tertibkan 15 Knalpot Tidak Sesuai Spesifikasi : Berita Sindikasi
Kalah Saing dengan Jakarta, Cibinong Borong Skandal: Korupsi, OTT BPN hingga Lapas : Berita Sindikasi

Media Network

Kalah Saing dengan Jakarta, Cibinong Borong Skandal: Korupsi, OTT BPN hingga Lapas : Berita Sindikasi
Serdik Sespimma Polri Angkatan ke-75 Gelar Penanaman Pohon, Wujud Kepedulian Lingkungan dalam PKP 2026

Media Network

Serdik Sespimma Polri Angkatan ke-75 Gelar Penanaman Pohon, Wujud Kepedulian Lingkungan dalam PKP 2026