Home / Kriminal / Headline

Jumat, 13 Maret 2026 - 16:35 WIB

Aktivis KontraS Disiram Air Keras Usai Diskusi di Kantor YLBHI

Aktivis KontraS Disiram Air Keras ( foto kompas)

Aktivis KontraS Disiram Air Keras ( foto kompas)

JAKARTA, 13 MARET 2026 – Aktivis hak asasi manusia dari Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS), Andrie Yunus, menjadi korban penyiraman air keras oleh orang tak dikenal di Jakarta Pusat, Kamis (12/3) malam. Serangan terjadi setelah ia menghadiri diskusi podcast di kantor Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia.

Serangan Terjadi Setelah Acara Diskusi

Menurut Koordinator KontraS Dimas Bagus Arya, Andrie baru saja selesai mengikuti podcast bertema “Remiliterisme dan Judicial Review di Indonesia”.

Acara tersebut berlangsung di kantor YLBHI di kawasan Menteng, Jakarta Pusat.

Baca juga: Sinergi Industri Keuangan: Bank BJB dan Askrida Perluas Ruang Kolaborasi Strategis

Korban Diserang Saat Pulang Mengendarai Motor

Sekitar pukul 23.00 WIB, Andrie meninggalkan lokasi diskusi dan mengendarai sepeda motor menuju Jalan Salemba.

Namun di sekitar Jalan Talang, dua orang pria yang mengendarai sepeda motor mendekati korban dari arah berlawanan.

Berita terkait: Aninggelldivita Lulus Uji Kompetensi Wartawan Madya di Usia 22 Tahun, Regenerasi Pers Makin Terlihat

Tanpa diduga, salah satu pelaku menyiramkan cairan yang diduga air keras ke arah tubuh Andrie.

Kondisi Korban Mengalami Luka Serius

Serangan tersebut menyebabkan Andrie mengalami luka bakar cukup parah.

Bagian Wajah Hingga Mata Terkena Cairan

Dimas menjelaskan cairan tersebut mengenai wajah, tangan, dada, serta area mata korban.

“Akibat serangan itu, korban mengalami luka bakar serius pada beberapa bagian tubuh,” kata Dimas.

Hasil pemeriksaan medis menunjukkan korban mengalami luka bakar sekitar 24 persen.

Korban langsung dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan intensif.

Polisi Mulai Olah TKP

Kepolisian dari Polda Metro Jaya membenarkan adanya peristiwa penyerangan tersebut.

Kabid Humas Kombes Budi Hermanto menyatakan polisi tengah mengumpulkan keterangan saksi di sekitar lokasi kejadian.

“Saat ini penyidik Polres Metro Jakarta Pusat sedang melakukan pendalaman,” ujarnya.

Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Pusat AKBP Robby Hefados mengatakan pihaknya juga menelusuri rekaman CCTV di sekitar lokasi kejadian.

Penyidik berharap rekaman tersebut dapat membantu mengidentifikasi kendaraan serta pelaku penyerangan.

Desakan Pengusutan Kasus

Peristiwa ini menimbulkan kekhawatiran di kalangan masyarakat sipil mengenai keamanan aktivis di Indonesia.

Sejumlah organisasi masyarakat sipil mendesak aparat penegak hukum untuk segera mengungkap pelaku serta motif di balik penyerangan tersebut.

Kasus ini juga menambah daftar kekerasan yang menyasar individu yang aktif menyuarakan isu hak asasi manusia.

Simak juga: Iskandar Sitorus: Dari Buyat hingga KPK

Share :

Baca Juga

IMG 20260308 WA0004 edit 211701910694258 8AeCBq

Headline

BGN: MBG hanya dirancang penuhi sepertiga kebutuhan gizi harian
Kuota Haji Tambahan 1445 H, Yaqut dan Stafsus Jadi Tersangka

Korupsi

Kuota Haji Tambahan 1445 H, Yaqut dan Stafsus Jadi Tersangka
CmxztpE000034 20250919 PEPFN0A001 Twj2Yx

Headline

Rusia rancang resolusi DK PBB demi dorong gencatan senjata di Timteng
Direksi bank bjb dan PT Asuransi Bangun Askrida berfoto bersama usai penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) Induk di Menara bjb, Bandung. (Foto: Dok. bank bjb via Warta Bela Negara)

Asuransi

Sinergi Industri Keuangan: Bank BJB dan Askrida Perluas Ruang Kolaborasi Strategis
Anang Supriatna W09qC6

Headline

Kejagung geledah gedung Ombudsman terkait kasus minyak goreng
Legalitas BTN Sah

Hukum

Legalitas BTN Sah, Rumah Ibu Nining Tetap Ditempati Oranglain
Asuransi Dapur MBG Cegah Kerugian Mitra SPPG

Asuransi

Asuransi Dapur MBG Cegah Kerugian Mitra SPPG
perkembangan pencarian korban longsor di tpst bantargebang 2747099 9AxGh5

Headline

Tim SAR kembali temukan jasad korban longsor di TPST Bantargebang